SEJARAH DESA KALIAKAH

"SEJARAH DESA KALIAKAH"

Om Swastyastu,

Berdasarkan cerita rakyat bahwa asal mula nama Desa Kaliakah mempunyai dua asumsi yaitu :

  1. Berasal dari suatu kejadian pertarungan antara ilmu hitam (ilmu pengeleaakan) dan ilmu putih (ilmu tentang kebaikan) dari hasil pertarungan tersebut akhirnya ilmu putihlah yang menang. Melihat dari kejadian tersebut akhirnya di beri nama Kaliakah yang berasal dari kata:  Pengeleakan artinya orang yang mempunyai ilmu Leak (Ilmu Hitam) dan Keleakan artinya masyarakat kena musibah berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh ilmu tersebut. Dari kata tersebut disimpulkanlah menjadi KALIAKAH
  2. Berasal dari terjadinya Banjir besar/Banjir bandang yang menghanyutkan berbagai pohon dan akar-akar pohon yang bergelimpangan. Dari kejadian tersebut maka diberi nama Kaliakah yang berasal dari kata : Sungai atau Kali dan Akar atau Akah, dari kata tersebut disimpulkanlah menjadi KALIAKAH.  

Desa Kaliakah terdiri dari 6 banjar yaitu :

  1. Banjar Kaliakah : Berasal dari kejadian tersebut di atas.
  2. Banjar Munduk  : Berasal dari keadaan datarannya lebih tinggi (Munduk) dibanding yang lainnya.
  3. Banjar Pangkung Liplip : Berasal dari ditemukannya sebuah sungai kecil yang sangat dalam yang airnya kelihatan berkelap-     kelip. Dari kejadian tersebut maka di beri namalah Pangkung Liplip/Pangkung Lipia (airnya mengalir ke utara) campuahan sungai Kaliakah.
  4. Banjar Banyubiru : Berasal dari ditemukannya sebuah rawa-rawa yang sangat luas yang airnya kalau dilihat dari kejauhan terlihat kebiru-biruan. Maka disimpulkanlah menjadi Banyubiru.
  5. Banjar Pangkung Buluh : Berasal dari ditemukannya sebuah sungai kecil yang dipinggirnya banyak tumbuh pohon bambu buluh.
  6. Banjar Peh : Berasal dari hasil pemecahan dua banjar yaitu Banjar Pangkung Buluh dan Banjar Banyubiru, maka   diberi nama Banjar Peh. 

Demikian sejarah singkat Desa Kaliakah yang dapat kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Om Shanti, Shanti, Shanti Om